Renungan
Posted by catrya on 30 March 2006
Hentak Seudati itu tak seperti dulu
Tak adalagi dada dada kokoh untuk ditepuk
Rentak Rapai itu tak seperti dulu
Tangan-tangan terlalu lemah untuk menepuk
Bahkan Ranub Lampuan tak seperti dulu
Tiada sirih yang untuk disajikan
Dan Saman pun tak seperti dulu
Lutut-lutut terlalu lemah untuk menopang
Siapa yang salah??
Siapa biangnya??
Siapa yang menolong??
Siapa yang sedang melolong???
Tahunan menderita
Diterjang peluru amarah
Dilibas kelewang dendam
Tak pantaskah negeri ini tenteram
Allah Tuhan kami
Apa salah kami
Apa dosa kami
Engkau pun menjawab dengan tsunami
Teguranmu begitu keras bagi kami
Sentuhan tanganmu begitu dahsyat bagi kami
Ampuni dosa-dosa kami
Ridhailah kami
Sesungguhnya engkau maha pengampun lagi penyayang

25 January 2007 at 2:20 am
Assalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh
salam kenal.
semoga Alloh memberikan kita Hidayah dan Bimbingannya
amin
coba juga baca artikel di Tazkiyatun Nufus
18 May 2008 at 1:33 pm
ijin repost ya
puisi nya bagus bgt
21 May 2008 at 1:39 pm
wuiiihhh…
keren bang puisi-a..
*merenung*